Palembang – TAJUKJURNALIS.com
Sejumlah siswa pencak silat mengikuti kegiatan ujian kenaikan Sabuk yang digelar, di kediaman rumah guru besar Perguruan pencak silat paku bumi cimande, bertempat di perumahan Al Fattah Residence blok Al Mukmin 06 Kota Palembang, acara pun di mulai pada senin, pukul 07.00 sampai dengan selesai pukul 22.30 wib, (13/04/2026).
Dalam kegiatan tersebut, para peserta yang sebelumnya menyandang sabuk putih dinyatakan lulus dan berhak naik ke tingkat sabuk putih strip merah.
Ujian kenaikan sabuk ini meliputi berbagai materi, mulai dari teknik dasar, jurus, ketahanan fisik, hingga mental spiritual. Para peserta diuji langsung oleh pelatih Coach Andi dan Faisal Aman beserta tim penguji dari perguruan untuk memastikan kelayakan mereka naik ke tingkat berikutnya.
Coach Andi selaku pelatih pencak silat paku bumi cimande menyampaikan, bahwa kenaikan dari sabuk putih ke strip merah merupakan langkah awal dalam perjalanan seorang pesilat untuk lebih memahami ilmu bela diri.
“Ini bukan hanya soal teknik, tapi juga pembentukan karakter, disiplin, dan tanggung jawab,” ujar coach Andi.
Coach Andi juga menambahkan, ” Saya merasa senang karena UKT yang seharusnya dilaksanakan di bulan Februari dimundurkan karena bertepatan dengan hari ramdhan, ” Tambahnya.
Pada UKT 2026, terhitung ada 43 siswa dan siswi mengikuti kenaikan sabuk, kami menekankan kepada siswa dan siswi agar tetap semangat dalam berlatih dan terus berpartisipasi dalam mengejar impian dan cita-cita, agar bisa menjadi calon atlit pencak silat untuk negara Indonesia, ” tegasnya.
Momen penyematan sabuk baru menjadi simbol keberhasilan sekaligus motivasi untuk terus berlatih lebih giat.
Dalam dunia pencak silat, setiap kenaikan tingkat memiliki makna tersendiri sebagai proses pembelajaran berkelanjutan, baik secara fisik maupun mental. Hal ini juga menjadi bagian dari pelestarian budaya asli Indonesia yang terus berkembang di tengah masyarakat, ” ungkapnya. (Basith)














