BANDUNG —www.Tajukjurnalis.net// Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung menyalurkan bantuan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPAL-DS) berupa tangki septik (septic tank) mandiri kepada 50 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Pasanggrahan, Kecamatan Ujungberung.03 juli 2026
Program yang menyasar satu tangki septik untuk satu rumah tinggal ini merupakan realisasi dari program jaring aspirasi (reses) Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Nurul Arifin. Langkah strategis ini diambil guna menekan angka pencemaran lingkungan dan memastikan akses sanitasi layak bagi warga setempat.
Sebagai instansi yang bertanggung jawab atas pengelolaan perumahan, pemukiman, dan penataan lingkungan di Kota Bandung, DPKP berkomitmen penuh dalam menciptakan kawasan hunian yang nyaman, asri, dan berwawasan lingkungan melalui program-program berbasis sanitasi sehat.
Putus Mata Rantai Pencemaran Air Bersih
Tujuan utama dari penerapan SPAL-DS dengan tangki septik individual ini adalah mengolah limbah domestik (tinja dan urine) langsung di lokasi sumbernya. Dengan metode ini, limbah tidak mengalir liar ke drainase umum, sehingga kebersihan lingkungan sekitar terjaga dan sumber air bersih warga terhindar dari kontaminasi bakteri berbahaya.
Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Pasanggrahan Sehat Mandiri, Euis Supriathi, menjelaskan bahwa program ini merupakan inisiasi yang diusulkan langsung kepada Nurul Arifin sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
“Program ini kami usulkan ke beliau (Teh Nurul Arifin) sebagai upaya nyata kami membantu masyarakat agar terbiasa menerapkan pola hidup sehat, baik untuk diri sendiri maupun lingkungan sekitar,” ujar Euis.
Target Jadi Role Model di Kota Bandung
Euis juga optimistis bahwa keberhasilan implementasi SPAL-DS di Kelurahan Pasanggrahan ini mampu menjadi pemantik bagi wilayah lain. Ia berharap program ini dapat berjalan berkelanjutan demi mewujudkan wilayah Pasanggrahan yang sepenuhnya sehat dan bebas dari masalah sanitasi buruk.
“Kami berharap program di Kelurahan Pasanggrahan ini bisa menjadi percontohan (role model) yang baik bagi kelurahan-kelurahan lain di Kota Bandung,” tambahnya.
Masyarakat setempat menyambut baik bantuan ini dan menaruh harapan besar agar program serupa terus berlanjut secara berkesinambungan, mengingat pentingnya sanitasi yang layak bagi keberlangsungan hidup generasi mendatang.
Jurnalis: Cecep














