TAJUKJURNALIS..NET, Malino, Gowa — Sekitar 200 pelaku usaha Muslim dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan mengikuti kegiatan Celebes Moslem Business Camp (CMBC#1) yang digelar pada 6–8 Februari 2026 di kawasan wisata Malino, Kabupaten Gowa. Kegiatan bertema Spiritual Scale Up ini mengusung slogan “Dari Sulawesi untuk Peradaban”, sebagai ikhtiar membangun ekosistem bisnis yang kuat secara spiritual dan berkelanjutan.
Peserta berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Makassar, Gowa, Barru, Parepare, Pinrang, Sidrap, Palopo, Jeneponto, Takalar, dan Bantaeng. Tak hanya itu, kegiatan ini juga menarik minat peserta dari luar Provinsi Sulawesi Selatan, seperti Nunukan (Kalimantan Utara) dan Kendari (Sulawesi Tenggara).
Selama tiga hari dua malam, para peserta mengikuti rangkaian materi dan pembinaan intensif yang menghadirkan sejumlah narasumber nasional. Hadir sebagai pembicara utama Ustaz Arif Abu Syamil, Founder Pesantren Bisnis Indonesia dan Bina Hati Adventure Banjarnegara (Jawa Tengah). Selain itu, turut memberikan materi Coach Dr. Fahmi, trainer nasional dan internasional, serta Coach Riyadi Usman dari Makassar.
Dalam pemaparannya, Ustaz Arif Abu Syamil menekankan pentingnya fondasi dalam berbisnis. Menurutnya, tantangan usaha tidak hanya datang dari faktor eksternal, tetapi juga dari kelemahan internal pelaku bisnis itu sendiri. “Tanpa fundamental yang kuat, bisnis mudah goyah,” tegasnya.
Sementara itu, Coach Dr. Fahmi mengajak peserta melihat bisnis sebagai proses bertahap dan berjangka panjang. Ia memperkenalkan konsep Time for Money, Money for Business, Business for Asset, dan Asset for Legacy, yang menempatkan bisnis sebagai sarana membangun kebermanfaatan lintas generasi.
Adapun Coach Riyadi Usman menyoroti aspek keberkahan dalam usaha. Ia menekankan pentingnya menjauhi praktik riba sebagai salah satu kunci agar bisnis dapat tumbuh sehat dan berkelanjutan.
Tak hanya berisi materi kelas, CMBC#1 juga menghadirkan pengalaman spiritual yang kuat. Para peserta mengikuti salat tahajud dan salat Subuh berjamaah di tengah kabut pagi Malino, yang dilanjutkan dengan tausiyah. Suasana alam yang hening dinilai menambah kekhusyukan dan refleksi diri para peserta.
Pada pagi hari, kegiatan dilanjutkan dengan olahraga bersama sebagai simbol bahwa seorang pebisnis Muslim dituntut memiliki ketahanan fisik dan mental yang seimbang.
Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan ini diikuti peserta tanpa dipungut biaya. Panitia menyebutkan bahwa program ini merupakan bagian dari ikhtiar dakwah dan pemberdayaan ekonomi umat.
Antusiasme peserta yang tinggi memunculkan pertanyaan besar: apa yang membuat CMBC berbeda dari pelatihan bisnis lainnya, hingga mampu menarik ratusan peserta dari berbagai daerah? Jawaban atas pertanyaan itu tampaknya akan kembali diuji pada agenda berikutnya.
Panitia menyatakan bahwa Celebes Moslem Business Camp (CMBC#2) direncanakan akan kembali digelar pada Mei 2026, dengan konsep dan skala yang dikabarkan lebih besar.














