Sumedang.www.Tajukjurnalist.net/31/05/2026/Silaturahmi budaya terjadi antara seniman Bandung Barat dan Sumedang. Bapa Aming selaku pimpinan Sanggar Sinar Alam dari Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, bertandang ke Sanggar Panineungan yang dipimpin Abah Dayat di Jati Roke, Sumedang. Kunjungan ini menjadi ajang mempererat persaudaraan antar pelaku seni tradisi Sunda.
Rombongan Sanggar Sinar Alam tiba di Jati Roke dengan membawa beberapa pertunjukan khas Padalarang, seperti pencak silat dan tarawangsa. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Abah Dayat bersama anggota Sanggar Panineungan. Suasana akrab langsung terasa sejak awal pertemuan, diiringi obrolan tentang perkembangan seni tradisional di masing-masing daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Bapa Aming menyampaikan rasa bangganya bisa bersilaturahmi langsung ke Sumedang. Ia menilai Sanggar Panineungan milik Abah Dayat konsisten menjaga pakem seni Sunda dan aktif membina generasi muda. “Silaturahmi ini bukan hanya bertemu, tapi saling belajar menjaga warisan leluhur agar tidak hilang,” ucapnya.
Abah Dayat menyambut baik kedatangan tamu dari Padalarang. Ia mengapresiasi semangat Sanggar Sinar Alam yang tetap eksis di tengah arus modernisasi. Kedua pimpinan sanggar sepakat untuk menjalin kerja sama, seperti pertukaran pelatih, pementasan bersama, dan pembinaan anak muda agar lebih mencintai budaya sendiri.
Acara silaturahmi ditutup dengan pertunjukan kolaborasi antara anggota Sinar Alam dan Panineungan. Penonton warga Jati Roke menyambut meriah karena bisa melihat dua gaya seni Sunda dari Bandung Barat dan Sumedang dalam satu panggung. Pertemuan ini diharapkan menjadi awal sinergi panjang untuk menguatkan ekosistem seni budaya Sunda di Jawa Barat.(red)














