www.tajukjurnaLis.net, maLinau, 03 apriL 2025 PerheLatan prosesi Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA, red) masih saja berbekas di benak dan sanubari masyarakat kabupaten MaLinau.Sebab pada tanggaL 27 november 2024 segenap partisan partai maupun wajib pilih berbondong bondong ke Tempat Pemungutan Suara (TPS, red). Untuk memilih siapa yang layak menjadi pemimpin kabupaten MALINAU periode 2024 – 2029. Dan Komisi Pemilihan Umum (KPU,red) hanya menetapkan satu calon saja yaitu pasangan calon WEMPI WELLEM MAWA SE. MH & JAKARIA SE, M.Si.
Dan pada tanggal 09 januari 2025, KPU menyatakan pasangan calon nomor urut satu ini sebagai pemenang berdasarkan Keputusan KPU Kabupaten Malinau No.2 Tahun 2025..

Dari 57.435 (Dpt & Dptb), yang menggunakan hak pilih hanya 42.801 atau 74,52%.Sedangkan peroLehan suara sah hanya 39.382 dan saingannya “KOTAK KOSONG”¹1 adalah 2.724 suara atau sekitar 6,4% saja (sumber wikipedia, red).
So, dari hasiL totaL Daftar Pemilih Tetap dan Baru artinya 68% suara bersih yang diterima.

Sedangkan beberapa waktu lalu beliau berorasi di pelabuhan speed kabupaten malinau dalam agenda “Launching Subsidi 100K Harga Ticket Speed tujuan Tarakan” di hadapan sejumlah MUSPIDA lainnya bahwa beliau menyampaikan “bukan hanya subsidi gratis yang saya berikan tetapi WiFi juga Gratis 24jam bahkan dibeberapa tempat termasuk peLabuhan speed kabupaten malinau”, tuturnya.
HaL ini berbanding terbalik dengan faktanya, atas keLuhan salah satu awak crew speed yang merasa dirugikan ini tertanggal 02 april 2025 jam 19.00.
“Sudah 2bulan bagh ini, nggak bisa MABAR, paket data nggak cukup untuk dibeli sepi penghasilan, nggak ada lagi hiburan lain Qta ini, kasian”, ujarnya kesal.
Awak media coba menyambangi ruang jabatan beLiau, namun hanya info buram yang diperoleh. “Beliau lagi tidak ditempat, Lagi cuti ke Kuala Lumpur, maLaysia. Nanti tanggal 08 ato 09 april 2025 baru beliau masuk” timpal salah satu pegawai yang sempat ditemui awak media.
jurnaLis jefry musa bani














