www.tajukjurnalis.net, Sumedang **SMk inkanas jln prabu Gajah Agung sukamanah Rt04/03 di surat kecamatan wado kabupaten sumedang – Dugaan manipulasi anggaran atau *markup* siswa realnya 77 sedangkan yang dilaporkan ke dapodik 142 siswa lebih nya 65 siswa sehingga negara dirugikan sebesar RP,108,800,000 dari Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) di Kabupaten sumedang kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, pusaran kasus menerpa SMK inkanas setelah ditemukan indikasi kejanggalan yang signifikan pada laporan realisasi anggaran tahun 2025.
Berdasarkan investigasi dan data lapangan, ditemukan disparitas (perbedaan) angka yang sangat mencolok dalam laporan penggunaan dana BOSP dah jumlah siswa.SMK inkanas dengan sekolah “swasta ” lain di sekitarnya.
*Perbandingan Anggaran yang Mencolok**
Kejanggalan ini semakin mengemuka saat tim jurnalis melakukan konfirmasi kepada Kepala Sekolah SMK inkanas robi farhmana,S,E via WA dan tlp karena kesekolah tidak ada di tempat lagi D,L
Dari data anggaran Tahun 2025,
1. Pemeliharaan Sarana & Prasarana (Sapras) tahap.1,tahap Rp 42 ,600,000
2. Langganan Daya dan Jasa tahap.1,Rp,5,810,000 tahap 2,Rp,8,134,000 total Rp, 13,944,000 3,perpus Rp,23,484,850 4,bayar honor tahap 1,45,800,000 tahap.2,RP,47 ,850,000 Lonjakan anggaran Sapras dan langganan daya dan jasa di SMK inkanas yang mencapai hampir 300% tersebut dinilai tidak wajar. Pasalnya, pantauan fisik di lapangan menunjukkan kondisi bangunan masih kokoh dah baru dapat revitalisasi
*Dalih Pihak Sekolah**
Saat dikonfirmasi via WA kepala sekolah bungkam.
**Desakan Audit Investigasi**
Sikap defensif pihak sekolah tidak menyurutkan langkah pencarian keadilan. Tim Jurnalis berkomitmen untuk mengawal ketat kasus ini hingga tuntas. Berkas temuan lapangan dan bukti-bukti laporan anggaran ini akan segera diserahkan secara resmi ke BPK, dan kejati serta instansi terkait untuk ditindaklanjuti.
**audit investigasi menyeluruh** dari aparat pengawas maupun penegak hukum. Transparansi pengelolaan anggaran dinilai menjadi kunci utama demi mewujudkan kualitas pendidikan nasional yang bersih, bermutu, dan berdaya saing global. Dedi,s,sh team














