Garut – www.Tajukjurnalis.net – Perjuangan keras, kekompakan tim, dan dukungan doa menjadi modal utama yang membawa nama Desa Pamekarsari, Kecamatan Banyuresmi, bersinar di ajang bergengsi Turnamen Bola Voli Bupati Cup 2026 tingkat Kecamatan Banyuresmi.Sabtu 27 Juni 2026
Meskipun belum berhasil mengangkat piala juara satu, capaian yang diraih tim ini tetap menjadi kebanggaan tersendiri karena menunjukkan permainan yang sangat solid dan pantang menyerah.
KUNCI UTAMA: PERJUANGAN, DOA, DAN KEKOMPAKAN
Dalam setiap pertandingan, para pemain Pamekarsari tampil dengan semangat yang membara. Menurut keterangan tim, tiga hal inilah yang menjadi fondasi kekuatan mereka:
1. Perjuangan: Bermain dengan hati dan maksimal hingga poin terakhir.
2. Doa: Selalu mengawali dan mengakhiri pertandingan dengan doa sebagai kekuatan spiritual.
3. Kekompakan: Kerjasama tim yang sangat erat, saling mengisi, dan tidak saling menyalahkan.
“Kami sadar kemampuan individu mungkin tidak sehebat tim lain, tapi dengan kekompakan dan doa, kami bisa menandingi siapa saja,” ujar salah satu pemain.
KATA PELATIH: KEKALAHAN ADALAH MOTIVASI
Merespons hasil yang didapatkan, Pelatih Tim Pamekarsari menyampaikan pandangannya yang sangat positif dan bijak.
Ia menegaskan bahwa kekalahan di turnamen ini justru menjadi MOTIVASI UTAMA bagi seluruh pemain untuk terus berkembang.
“Kekalahan itu bukan akhir segalanya, justru itu cambuk dan motivasi agar anak-anak ini lebih giat lagi berlatih ke depannya. Yang paling penting adalah menjaga kekompakan tim tetap terjaga, karena dengan kompak, segalanya akan menjadi lebih mudah,” tegas Pelatih.
SEMANGAT UNTUK MASA DEPAN
Dengan semangat juang yang tinggi dan mentalitas yang kuat ini, diharapkan Tim Voli Desa Pamekarsari akan semakin jaya dan bisa meraih gelar juara di turnamen-turnamen berikutnya.
Tetap semangat dan terus berprestasi! 🏐💪🔥
(Redaksi)














