Kabupaten Semarang.Tajukjurnalis.net
Polres Semarang melaksanakan kegiatan bedah rumah bagi warga kurang mampu di tiga lokasi berbeda, yaitu:
1. Desa Cukil Kecamatan Tengaran,
2. Desa Kopeng Kecamatan Getasan,
3. Kelurahan Candirejo Kecamatan Ungaran Timur, kabupaten Semarang Jawa tengah, Senin 29 Juni 2026.
Dalam hal ini, ada juga kegiatan secara simbolis di Kelurahan Candirejo, kegiatan turut dihadiri langsung oleh Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si., didampingi Wakapolres Semarang beserta Pejabat Utama Polres Semarang, Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H., yang menyaksikan secara langsung proses pelaksanaan bedah rumah tersebut.
Bupati Semarang menyampaikan apresiasi atas berbagai kegiatan sosial yang telah dilaksanakan Polres Semarang. Menurutnya, kepedulian Polri kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, namun juga hadir memberikan solusi bagi masyarakat yang sangat membutuhkan.
Beliau memaparkan mengapresiasi langkah Polres Semarang yang terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial. Sebelumnya juga telah dilakukan penyaluran air bersih di Kecamatan Bancak, kemudian edukasi kepada para remaja terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kolaborasi yang baik antar instansi seperti ini sangat penting sebagai upaya mengantisipasi gangguan kamtibmas sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar H. Ngesti.
Bupati juga menyinggung potensi kerawanan kekeringan yang mulai mengancam sejumlah wilayah di Kabupaten Semarang. Beberapa kecamatan yang memerlukan perhatian di antaranya Kecamatan Pringapus, Bancak, Bringin, Pabelan, Suruh, dan sebagian wilayah Kecamatan Ungaran Timur.
Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Semarang, Baznas, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan bedah rumah tersebut.
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat. Salah satu indikator masyarakat sejahtera adalah memiliki hunian yang layak. Melalui sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas, kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari kehadiran Polri,” ungkap Kapolres.
AKBP Ratna menuturkan bahwa rumah yang layak huni juga akan memberikan dampak positif terhadap tumbuh kembang anak-anak serta memberikan semangat bagi mereka dalam meraih cita-cita di masa depan.
Polres Semarang juga melaksanakan berbagai kegiatan bakti kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, di antaranya donor darah dan operasi bibir sumbing bagi masyarakat yang membutuhkan. Salah satu penerima bantuan operasi bibir sumbing merupakan seorang anak yang sebelumnya telah menjalani tiga kali operasi namun hasilnya belum maksimal, sehingga kembali mendapatkan penanganan medis.
Sri Maryati (warga), yang mendapatkan bantuan, mengaku terharu dan bersyukur atas bantuan yang diberikan Polres Semarang. Menurutnya, kondisi rumahnya selama ini tidak layak huni, dengan keadaan roboh,. Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak dan Ibu dari Polres Semarang yang telah menfasilitas membantu memperbaiki rumah kami, tuturnya.,
Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi benar-benar menyentuh dan dirasakan manfaatnya.
Melalui program bedah rumah ini Polres Semarang menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya hadir sebagai pelindung, pengayomi, dan pelayan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Semarang.
Kaperwil jawa tengah
(Abdias laia)














