Sampang, tajukjurnalis.net – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi secara resmi melantik dan mengukuhkan pengurus Media Center Sampang (MCS) periode 2025–2030 di Pendopo Trunojoyo, Selasa malam (19/8/2025). Kehadiran MCS diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah daerah sekaligus pusat informasi publik yang kredibel.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Aba Idi menegaskan pentingnya MCS dalam memperkuat transparansi dan keterbukaan informasi.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Semoga mampu menjalankan amanah, menjaga integritas, serta mengawal keberhasilan program pembangunan di Kabupaten Sampang,” ujarnya.
Bupati menekankan, media adalah mitra penting pemerintah di era digital, bukan hanya menyampaikan informasi, melainkan juga menangkal hoaks, mengedukasi masyarakat, serta membangun branding positif atas capaian pembangunan.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan yel-yel khas untuk membangkitkan semangat kebersamaan:
“Siapa kita…? Sampang! Sampang….? Adalah kita! Kenapa yel-yel ini saya gaungkan? Agar kita semua merasa bangga dan memiliki Sampang. Kalau kita sudah merasa memiliki, maka kita akan sama-sama menjaga dan membangun daerah ini,” tegasnya disambut tepuk tangan hadirin.
Ia menambahkan, program kerja MCS yang dimulai dari lingkup desa merupakan langkah nyata untuk memperkuat keterbukaan informasi publik dari bawah hingga tingkat kabupaten.
Sementara itu, Ketua MCS Fathorrahman menjelaskan bahwa lahirnya MCS merupakan bagian dari proses transformasi. Jika sebelumnya dikenal sebagai Media Center Sakteh yang berperan dalam kontestasi Pilkada 2024, kini lembaga tersebut berubah menjadi Media Center Sampang dengan orientasi yang lebih luas.
“Transformasi ini menandakan bahwa keberadaan MCS bukan lagi untuk kepentingan politik, tetapi demi pembangunan bersama. Media harus hadir sebagai kekuatan yang informatif, edukatif, inspiratif, dan solutif,” tegasnya.
Fathorrahman menambahkan, MCS membawa misi besar dalam pembangunan daerah, yaitu: mengawal, membackup, dan membranding pembangunan Kabupaten Sampang secara menyeluruh.
“Pembangunan bukan hanya urusan pemerintah, melainkan kerja kolektif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Di sinilah media mengambil peran penting sebagai pilar keempat demokrasi dan pengawas jalannya pemerintahan,” pungkasnya.
Hairil Anwari














