BREBES//–www.Tajukjurnalist.net
/31/05/2026/ Suasana haru sekaligus bangga menyelimuti Gedung PGRI Lantai 2 Kabupaten Brebes, Sabtu pagi 30 Mei 2026. Sebanyak 47 siswa kelas VI-A dan VI-B SDN 1 Brebes resmi dilepas dalam acara Pelepasan Siswa Tahun Pelajaran 2025-2026. Acara ini menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan dasar bagi para siswa yang akan melanjutkan ke jenjang SMP, MTs, maupun pondok pesantren.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala SDN 1 Brebes, Sanuri, S.Pd, setelah rangkaian sambutan dari Ketua Komite Sekolah, Drs. Wahyudin Zufri, M.Pd. Turut hadir Pengawas Sekbin 1 Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes, Ika Nursita, S.Pd, M.Pd, jajaran dewan guru, tenaga kependidikan, pengurus paguyuban orang tua kelas 6, serta wali murid dari kelas 1 hingga kelas 6.
Apresiasi untuk Kekompakan Guru dan Orang Tua
Dalam sambutannya, Ketua Komite Drs. Wahyudin Zufri, M.Pd menyampaikan rasa syukur karena seluruh pihak bisa bersilaturahmi dalam momen pelepasan ini. Ia secara khusus mengapresiasi kekompakan dewan guru SDN 1 Brebes yang tampil ceria dengan seragam biru. “Seragam biru menandakan keteguhan guru dalam mendidik,” ujarnya.
Wahyudin juga menyebut peran Pengawas Sekbin 1, Ika Nursita, S.Pd, M.Pd yang aktif mempromosikan setiap kegiatan sekolah. Menurutnya, kunci keunggulan SDN 1 Brebes terletak pada komunikasi yang tidak pernah terputus antara sekolah dengan orang tua. “Komunikasi antara orang tua wali murid dengan SDN 1 Brebes selaku lembaga pendidikan tidak pernah lepas dan selalu harmonis. Itulah yang membuat SD Negeri 1 Brebes selalu unggul. Tidak akan terjadi miskomunikasi,” tegasnya di hadapan para hadirin.
Digelar atas Inisiatif Orang Tua dan Komite
Kepala SDN 1 Brebes, Sanuri, S.Pd, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua wali murid kelas 6. Ia menjelaskan bahwa kegiatan pelepasan ini terwujud dari hasil rapat orang tua kelas 6 bersama komite sekolah. “Saya ucapkan banyak terima kasih. Semua kegiatan ini adalah full, penuh dari dukungan orang tua kita. Kita di sekolah hanya sebagai undangan,” kata Sanuri.
Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian acara sudah sesuai dengan aturan dan edaran yang dikeluarkan pemerintah daerah. Menurut Sanuri, tugas utama pihak sekolah adalah membimbing dan membentuk karakter anak. Sementara kegiatan seperti pelepasan ini merupakan ranah orang tua bersama komite. “Jadi, semua kegiatan ini oleh orang tua kita semua, saya apresiasi. Sehingga tidak ada yang salah,” tambahnya.
Pesan untuk 47 Siswa: Jaga Nama Baik Sekolah
Di hadapan 47 siswa yang akan dilepas, Sanuri menitipkan pesan mendalam. Ia meminta anak-anak tetap semangat belajar di manapun berada dan meraih prestasi setinggi mungkin. “Jaga nama baik sekolah, hormati bapak ibu guru, hormati orang tua,” pesannya.
Terkait kelulusan, Sanuri menyampaikan bahwa pengumuman akan dilaksanakan pada Selasa, 2 Juli 2026. Ia berharap seluruh siswa dapat lulus 100 persen. “Semoga anak-anak kita bisa lulus 100 persen. Amin, amin, ya Allah,” ucapnya yang diamini seluruh hadirin.
Berjalan Meriah dan Tertib
Rangkaian acara pelepasan berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan. Selain sambutan dan doa, para tamu undangan juga dihibur dengan berbagai penampilan dari murid-murid SDN 1 Brebes kelas 1 sampai kelas 5. Kemeriahan acara menjadi bukti kuatnya paguyuban antara sekolah, komite, dan orang tua wali murid di SDN 1 Brebes.
Momen Unik: Kepala Sekolah Lepas Topi dan Dasi
Puncak acara pelepasan berlangsung unik dan mengharukan. Sebagai simbol telah selesainya tanggung jawab sekolah dalam mendidik siswa kelas 6, Kepala SDN 1 Brebes, Sanuri, S.Pd, secara simbolis melepas topi dan dasi yang dikenakannya di hadapan seluruh siswa dan wali murid.
“Dengan saya lepas topi dan dasi ini, secara simbolis saya lepas anak-anakku kelas 6 dari SDN 1 Brebes. Silakan terbang tinggi, gapai cita-cita kalian. Tapi ingat, di manapun kalian berada, kalian tetap anak SDN 1 Brebes,” ucap Sanuri dengan suara bergetar.
Aksi spontan tersebut langsung disambut tepuk tangan meriah dan isak haru dari para guru serta orang tua. Banyak wali murid yang terlihat mengusap air mata menyaksikan momen tersebut.
Acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa dan sesi ramah tamah antara guru dengan wali murid. Momen ini sekaligus menjadi ajang pamitan para siswa kelas 6 kepada adik kelas serta bapak ibu guru yang telah membimbing selama enam tahun. Pungkasnya, pelepasan tahun ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi bukti nyata kuatnya ikatan batin antara sekolah, siswa, dan orang tua di SDN 1 Brebes.***
melaporkan (Agus Salim)













