Tajuk jurnalis.net, Cipacing, – 23/05/2026.*Kondisi Saluran dan Perhatian Pemerintah di Kampung Baru RW 13/18 Desa Cipacing*
Di Kampung Baru, wilayah RW 13 dan RW 18 Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, saluran air menjadi masalah yang sering dikeluhkan warga. Menurut Pa Entis selaku Ketua RW 18, setiap kali hujan deras turun, saluran di perbatasan RW 13 dan RW 18 sering meluap dan menyebabkan genangan hingga masuk ke pemukiman warga. Kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Penyebab utama masalah ini adalah saluran yang sudah dangkal, tersumbat sampah, dan tidak mampu menampung debit air saat hujan deras. Warga RW 13 dan RW 18 terpaksa bergotong royong membersihkan selokan secara mandiri, namun upaya tersebut tidak cukup untuk mengatasi banjir yang datang setiap musim hujan. Kerusakan infrastruktur ini membuat warga merasa khawatir setiap kali cuaca mendung.
Keluhan warga akhirnya sampai ke perhatian Pemerintah Kabupaten Sumedang. Bupati Sumedang menindaklanjuti laporan tersebut dengan berkoordinasi langsung ke Pemerintah Desa Cipacing dan Kecamatan Jatinangor. Peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan kondisi saluran dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan agar masalah tidak berulang setiap tahun.
Pemerintah desa dan kabupaten merencanakan perbaikan infrastruktur saluran air di area Kampung Baru, khususnya pada titik rawan banjir antara RW 13 dan RW 18. Perbaikan meliputi pengerukan, pelebaran, dan perkuatan saluran agar aliran air menjadi lancar. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko banjir dan meningkatkan kenyamanan warga saat musim hujan.
Perhatian Bupati Sumedang terhadap persoalan ini mendapat apresiasi dari warga Kampung Baru. Mereka berharap perbaikan infrastruktur dapat segera direalisasikan agar lingkungan menjadi lebih aman dan bersih. Dengan adanya dukungan pemerintah, warga juga berkomitmen untuk menjaga kebersihan saluran agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.(red)














