WWW.TAJUKJURNALIS.NET.
Kepuhdoko, 5 Mei 2026 – Pondok Pesantren Darul ‘Ulum Kepuhdoko menggelar acara perpisahan dan pelepasan santri tahun pelajaran 2025/2026 pada selasa (05/05) yang berlangsung dengan khidmat dan penuh haru. Acara ini dimulai pukul 07.30 WIB hingga selesai, bertempat di halaman pondok pesantren.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren KH. Mustain Hasan, S.H., M.Hum., Ketua Panitia Ahmad Fauzi, S.Pd., Kepala Madrasah Ust. Abdul Rohman, M.Pd., serta para dewan guru, wali santri, dan tamu undangan lainnya.
Acara dibuka dengan penampilan kreasi seni santri yang memukau, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Pesantren, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Muhammad Rizki Al-Hafidz, salah satu santri berprestasi.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Ahmad Fauzi, S.Pd. menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya acara ini. “Kami berharap kegiatan ini menjadi kenangan indah sekaligus motivasi bagi para santri untuk terus melangkah ke jenjang berikutnya,” ujarnya.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren KH. Mustain Hasan, S.H., M.Hum. dalam tausiyahnya berpesan agar para santri senantiasa menjaga akhlak dan mengamalkan ilmu yang telah diperoleh. “Jadilah pribadi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” pesannya
.
Prosesi wisuda dan pelepasan santri menjadi momen paling mengharukan, di mana para santri secara simbolis dilepas oleh pihak pondok. Perwakilan santri, Siti Aisyah Rahmawati, menyampaikan pesan dan kesan selama menimba ilmu di pesantren dengan penuh rasa haru dan syukur.
Acara juga diisi dengan sambutan dari perwakilan wali santri, Bapak H. Sulaiman, yang mengungkapkan rasa terima kasih kepada para ustadz dan ustadzah atas dedikasi dalam mendidik anak-anak mereka.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ust. Ali Maksum, Lc., dilanjutkan dengan penampilan kreasi seni sebagai penutup yang meriah.
Acara ini menjadi momen berharga bagi para santri sebagai tanda berakhirnya masa pendidikan mereka di Pondok Pesantren Darul ‘Ulum Kepuhdoko, sekaligus awal perjalanan baru dalam menggapai cita-cita.pungkasnya( gok cuy)














