Palembang-Tajukjurnalis.com
1 Oktober 2025 — Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Syariah Sumatera Selatan akan menggelar Pelantikan Pengurus Baru Periode 2025–2028 pada Rabu, 1 Oktober 2025 pukul 08.00 WIB di Golden Sriwijaya Building, Jakabaring, Palembang.
Dengan mengusung tema “Meneguhkan Peran Pengusaha Muda dalam Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Syariah di Sumatera Selatan,” acara ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat peran generasi muda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis syariah di Bumi Sriwijaya.
Pelantikan akan dihadiri oleh jajaran pengurus HIPMI Syariah Sumsel, tokoh pengusaha muda, perwakilan pemerintah daerah, serta sponsor acara. Usai pelantikan, acara akan dilanjutkan dengan talk show interaktif, membahas peluang dan tantangan pengembangan ekosistem ekonomi syariah.
Ketua HIPMI Syariah Sumsel, Mgs. Abdul Hamid, menyampaikan bahwa kepengurusan baru ini akan fokus pada empat isu utama: penguatan keuangan syariah, pengembangan industri halal, dakwah di kalangan pengusaha muda, dan gerakan filantropi.
> “Kami ingin HIPMI Syariah menjadi motor penggerak lahirnya pengusaha muda berdaya saing yang tetap menjunjung prinsip syariah. Empat fokus utama ini akan menjadi pijakan strategis untuk mendorong Sumatera Selatan menjadi salah satu pusat industri halal di Indonesia,” ujarnya.
Sekretaris HIPMI Syariah Sumsel, Febriansyah, menekankan pentingnya sinergi antaranggota dan kolaborasi lintas sektor.
> “Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tapi awal dari langkah besar. Program-program yang kami jalankan akan bersifat kolaboratif, melibatkan pemerintah, perbankan syariah, dan pelaku usaha agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Bendahara HIPMI Syariah Sumsel, Reza Pahlevi, menambahkan bahwa pengelolaan organisasi akan dijalankan dengan transparansi dan akuntabilitas.
> “Integritas menjadi kunci. Dengan tata kelola yang baik, kami yakin HIPMI Syariah bisa memberi contoh positif sekaligus memperluas peran sosial pengusaha muda melalui gerakan filantropi,” ungkapnya.
Dengan semangat kolaborasi, HIPMI Syariah Sumsel optimistis kepengurusan periode 2025–2028 akan mampu memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Sumatera Selatan serta mendukung visi Indonesia menuju pusat industri halal dunia pada tahun 2029. (Basith)














