Muara Enim, TajukJurnalis.net, 15/05/2026, Jum’at,
Melonjaknya harga getah karet dalam beberapa pekan ini, tentunya membuat para petani karet semakin senyum sumringah. Namun, dibalik kenaikan harga getah karet tersebut, justru kini warga dihantui adanya aksi dari para pelaku tindak kriminal yang dengan nekat mencuri hasil getah karet milik petani.
Naiknya harga getah karet sangat di harapkan bagi petani karet, karena dari tahap penjualan harga getah karet dari harga Rp 12500 sampai mencapai Rp 17600, dan para petani getah karet sangatlah senang.
Sementara terkait aksi tindak kriminal pencurian getah karet tersebut, salah satunya yang dialami seorang ibu bernama Sopia yang kesehariannya menyadap karet milik orang lain tersebut, kini dirinya mengeluh karena kerap kehilangan getah karet.
Diceritakan dirinya, bahwa pada hari Kamis (14/05/2026) telah hilang getah karet nya di kebun,dan sudah ketiga kalinya hilang,” ungkapnya Sopia yang sedih itu.
Ia menambahkan, bahwa getah karetnya yang hilang tersebut, rencananya akan diangkut didalam kotak cetak, namun, saat dikebun getah karet masih berbentuk jendolan telah raib didalam mangkok cetak, dan dirinya bersama rekannya mencoba mencari tapi tidak ada hasilnya.
“Hilang getah karet kami pak, dan melalui informasi ini berharap pihak kepolisian dapat membantu keluhan kami, serta menangkap pelakunya,” harapnya.
Dikatakannya Ibu Fit, bahwa kami sering mendengar di tempat- tempat lain juga sering hilang getah di kebun, namum kami belum mendengar ada pelaku yang ditangkap, “Kami berdoa semoga mereka yang maling cepat tertangkap, agar mereka sadar dan mendapatkan hidayah serta tidak maling lagi, tandasnya
Kabiro M E.














