Palembang, tajukjurnalis.net-Nuansa religius dan khusuk menyelimuti kawasan air mancur Tugu Parareswara, Jakabaring Palembang pada tanggal (12/12/2025), jum’at malam
Acara tersebut sebagai momentum spritual yang sangat bermakna, sekaligus wujud nyata syiar islam, dan pengukuhan ukhuwah islamiyah ditengah masyarakat kota Palembang.

Kegiatan ini juga digagas langsung oleh Gubernur Pak Herman deru, serta Walikota Pak Ratu dewa dan Prima salam, sebagai bagian dari komitmen pemerintah kota Palembang, dalam menghadirkan ruang-ruang keagamaan yang menyatukan umat.

Forum Cakar Sriwijaya Indonesia DPP, DPC, PAC juga ikut hadir, jadi panitia keamanan acara Tabligh akbar sholawatan di jakabaring, dari DPP langsung dipimpin oleh Edi Medan, dan PAC Gandus dipimpin oleh Jhoni dan wakilnya Edo, serta para anggota lainnya, untuk mengawal kegiatan acara tersebut sampai dengan selesai, guna untuk menjaga kondusifitas dilapangan, dan membantu para anggota polisi dan TNI yang berjaga disana, demi bisa mengatur ketertiban para jamaah yang berbondong bondong datang dari beberapa wilayah.
Ribuan jamaah tampak memadati lokasi dari sejak sore, mereka datang dengan penuh antusias, membawah sajadah, mengenakan busana muslim, serta mengibarkan bendera bertuliskan kalimat tauhid, kawasan Jakabaring pun berubah menjadi lautan manusia yang larut dalam doa, zikir, dan lantunan sholawat.
Habib syech bin abdul qodir asegaf, ulama kharismatik yang dikenal luas di nusantara, memimpin langsung acara tersebut, lantunan sholawat pun menggema, dan menyentuh relung hati para jamaah yang hadir.
Dalam sambutannya, Walikota Ratu dewa menegaskan, bahwa Palembang bersholawat cerminan visi kota yang religius, harmonis dan menjunjung tinggi nilai nilai spritual keagamaan, Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus digelar secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin tahunan.
“Palembang ingin dikenal tidak hanya sebagai kota sejarah dan budaya, tetapi juga sebagai kota yang kuat dalam nilai keimanan, melalui sholawat dan do’a bersama, kita sama-sama mengetuk pintu langit, memohon keberkahan, keselamatan, dan kedamaian bagi seluruh warga Sumatera, “Ujar Ratu dewa.
Sebelum lantunan sholawat dimulai, habib syech mengajak seluruh jamaah untuk menundukkan kepala sejenak, dan memanjatkan do’a bagi saudara – saudara kita yang tengah dilanda bencana alam diberbagai daerah, ia mengingatkan pentingnya empati, solidaritas, kepedulian sebagai bagian dari ajaran islam.
“Semoga saudara-saudara kita yang sedang diuji diberi ketabahan, dan bagi yang wafat semoga allah menerima amal ibadahnya, serta mengampuni segala dosa dosanya, ” Tutur Habib Syech dihadapan ribuan jamaah.
Lantunan sholawat pun terus menggema hingga malam hari, menciptakan suasana syahdu penuh dengan ketenangan, jamaah dari berbagai usia pun hadir, dari anak – anak, remaja serta orang tua pun tampak larut dalam kebersamaan sholawat, banyak yang meneteskan air mata, merasakan kedekatan batin yang mendalam, dalam suasana keberkahan tersebut. (Basith)














