WWW.TAJUKJURNALIS.NET
WAJO, SULAWESI SELATAN – Semangat Hari Sumpah Pemuda tidak hanya diwujudkan melalui upacara seremonial. Bagi kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Wajo, momentum 28 Oktober juga menjadi kesempatan untuk mempererat persaudaraan, bertukar gagasan, dan memperkuat organisasi.
Puluhan kader GP Ansor Wajo menggelar kegiatan ngopi bareng di Cafe Rumah Tua, Sengkang, Rabu (28/10/2026), setelah mengikuti upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Lapangan Merdeka Sengkang.
Suasana santai di kedai kopi tersebut menjadi ruang pertemuan yang mempertemukan para kader dalam semangat kebersamaan. Obrolan yang terbangun tidak hanya berkaitan dengan aktivitas organisasi, tetapi juga menyentuh persoalan persatuan, kepemudaan, dan tantangan generasi muda di tengah perubahan zaman.
Ketua GP Ansor Kabupaten Wajo, Muhammad Ihwan, membenarkan kegiatan tersebut.
“Betul, suasana santai dimanfaatkan para kader Ansor untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan antarpemuda sesuai kegiatan hari ini,” ujar Ihwan kepada Tajukjurnalis. Net, melalui WhatsApp, Rabu pagi.
Bagi Ihwan, menjaga hubungan antarkader merupakan bagian penting dalam membangun organisasi yang kuat. Kebersamaan, menurutnya, perlu dirawat melalui komunikasi yang terbuka dan kegiatan yang mempertemukan kader dalam suasana kekeluargaan.
Hari Sumpah Pemuda juga menjadi momentum untuk merefleksikan kembali semangat persatuan yang dicetuskan para pemuda Indonesia pada 28 Oktober 1928.
Nilai tersebut dinilai tetap relevan di tengah perkembangan teknologi, arus informasi yang semakin cepat, serta berbagai tantangan yang membutuhkan keterlibatan generasi muda.
Pemuda tidak cukup hanya menjadi penonton perubahan. Mereka diharapkan mampu mengambil peran sebagai penggerak kegiatan positif, menjaga persaudaraan, dan memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitarnya.
Konsolidasi Organisasi, Surat Mandat PAC Diserahkan
Setelah ngopi bareng, kegiatan GP Ansor Wajo dilanjutkan dengan Konferensi Anak Cabang (Konfercab).
Dalam agenda tersebut, dilakukan penyerahan surat mandat kepada pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) di sejumlah kecamatan. Di antaranya PAC Belawa, PAC Sabbangparu, PAC Tempe, dan PAC Maniangpajo, serta PAC lainnya.
Penyerahan surat mandat menjadi bagian dari proses penguatan organisasi agar koordinasi dan pelaksanaan program di tingkat kecamatan dapat berjalan lebih terarah.
Secara keseluruhan, GP Ansor Kabupaten Wajo memiliki 14 PAC yang tersebar di wilayah kabupaten tersebut.
Keempat belas PAC itu meliputi:
– PAC Sabbangparu.
– PAC Pammana.
– PAC Takkalalla.
– PAC Sajoanging.
– PAC Majauleng.
– PAC Tempe.
– PAC Belawa.
– PAC Tanasitolo.
– PAC Maniangpajo.
– PAC Pitumpanua.
– PAC Bola.
– PAC Penrang.
– PAC Gilireng.
– PAC Keera.
Keberadaan PAC di berbagai kecamatan diharapkan menjadi penghubung antara organisasi dan masyarakat. Melalui kepengurusan yang aktif, program kepemudaan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan potensi masing-masing wilayah.
Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa peringatan Sumpah Pemuda dapat dimaknai melalui dua hal sekaligus: memperkuat ikatan persaudaraan dan membangun kesiapan organisasi menghadapi tantangan ke depan.
Dari pertemuan sederhana di kedai kopi hingga konsolidasi dalam Konfercab, GP Ansor Wajo berupaya menjaga semangat kebersamaan sebagai modal untuk terus bergerak, berkembang, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.






