Tajukjurnalis.net, Pekanbaru, Puluhan calon Peserta Diklat Bisnis Property & Calon Agen Property menghadiri pertemuan di kantor Akademi Property Indonesia di Jln Sudirman Business Park No.12, Minggu 31 Agustus 2025.
Mereka hadir mendengarkan langsung berbagai program Akademi Property Indonesia dari Direktur Akademi Property Indonesia H Jhon Satri,SH.,MH.
Akademi Property Indonesia di bawah naungan ASPRUMNAS ini didukung oleh : Asosiasi Pengembang, Perbankan (BTN), Badan Pertanahan Nasional (BPN/ATR), Pemerintah Kota, Praktisi Perumahan (Developer), Akademisi (Hukum Bisnis Property), PLN, dan Masyarakat sebagai pengguna perumahan.
Diantara program yang disampaikan H Jhon Satri,SH.,MH diantaranya : Pendidikan & Pelatihan agar bisa menjadi pengusaha Property dengan biaya yang relatif murah, dengan masa Diklat selama 6 bulan, dimana 3 bulan belajar teori dan 3 bulan praktek di lapangan.
Program yang kedua adalah membina seseorang menjadi Agen Property Profesional dengan sistem bagi hasil, dimana 70 % jasa marketing diberikan kepada Agen Property dan 30 % jasa marketing diberikan kepada operasional Akademi. Pendaftaran untuk menjadi anggota Agen Property tanpa biaya sama sekali (Gratis).
Sebagai Agen Property pada Akademi Property Indonesia mendapatkan penghasilan dari Jasa Marketing langsung sebesar 70 % dan bisa juga dari seseorang yang diajak sebagai Marketing, dengan jasa diberikan 5 % dari total pendapatan Marketing teman yang diajak.
Artinya semakin banyak seseorang mengajak temannya menjadi Marketing, maka semakin banyak juga potensi seseorang mendapatkan jasa. Ini sesuatu yang luar biasa, ujar Yenni salah satu peserta yang hadir saat pertemuan.
Program Inovasi yang luar biasa yang dimiliki Akademi Property Indonesia adalah program renovasi rumah, kemudian rumah tersebut di KPR kan lagi sesuai harga KPR saat ini.
Hal ini diprediksi akan sangat banyak peminatnya nanti, karena lokasi rumah yang saat ini macet KPR nya, dipastikan sudah berada di dalam Kota. Mungkin dulu Rumah nya berada di pinggiran kota, tapi setelah 10-20 tahun kemudian tentu jalannya sudah bagus dan posisinya sudah dalam kota. Berdasarkan informasi dari pihak perbankan, rumah macet KPR seperti ini sangat banyak (jumlahnya ribuan), ujar Jhon Satri.
Berdasarkan hasil sesi tanya jawab, peserta sangat puas dengan penjelasan yang diberikan oleh Narasumber H Jhon Satri,SH.,MH. Salah satu peserta Armen sangat puas dengan konsep dan prospek bisnis property yang dikelola oleh Akademi Property Indonesia yang berada di bawah naungan Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (ASPRUMNAS).
Tanggapan Fajarni Sarlita,S.Sos salah seorang peserta yang hadir, ia merasa beruntung menjadi anggota Agen Property pada Akademi Property Indonesia ini. Karena untuk menjadi anggotanya tanpa bayar sama sekali (Gratis), sedangkan di tempat lain berbayar.
Selanjutnya kita dibimbing oleh Ahlinya, di sini sistem bagi hasilnya lebih jelas dan transparan, serta lebih menguntungkan Agen Propertynya (70 %), sedangkan di tempat lain Agen hanya mendapatkan 50 %. Kita bekerja lebih nyaman karena diberikan surat tugas resmi dari Akademi, dan Agen disuport full dari Kantor Akademi, ujar Fajar saat diwawancara awak media, Senin (1/09/2025).














