• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Tajuk Jurnalis
Advertisement
  • Home
  • Vidio
  • Internasional
  • Nasional
  • Trending
  • Daerah
  • Ragam
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Vidio
  • Internasional
  • Nasional
  • Trending
  • Daerah
  • Ragam
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Budaya
No Result
View All Result
Tajuk Jurnalis
No Result
View All Result
  • Home
  • Vidio
  • Internasional
  • Nasional
  • Trending
  • Daerah
  • Ragam
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Budaya
Home Nasional

Dugaan Raden penjajah era baru berkedok oknum pejabat pemerintah bentengi pajak besar pengusaha asing di kawasan Pantai Marina Boom Banyuwangi

Redaksi by Redaksi
Maret 18, 2025
in Nasional
0
Dugaan Raden penjajah era baru berkedok oknum pejabat pemerintah bentengi pajak besar pengusaha asing di kawasan Pantai Marina Boom Banyuwangi
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Banyuwangi, tajukjurnalis.net–Raden Teguh Firmansyah Aktivis Filsafat Logika Berfikir dan Etika profesi memberikan pandangan kritis terkait salah satu perpanjangan kontrak lahan Marina Boom Banyuwangi yang dilakukan PT. Pelindo Properti Indonesia (PT. PPI) yang menuai sorotan publik. Raden mempertanyakan Pajaknya apa sudah transparan secara publik.? Ia juga menjelaskan bahwa pajak sewa lahan negara (PSLN), iuran pengguna kawasan (IPK) dan pertambahan nilai (PPN) yang telah diterapkan di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurut Raden, kebijakan perpajakan harus berlandaskan pada filosofi pajak dan mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat.

“Filosofi pajak adalah hak rakyat untuk menolak pemerintah mengambil kekayaannya. Namun rakyat bersedia membayar jika ada harapan yang baik dari pembayaran pajak tersebut,” ujar Raden diacara diskusi santai di Bulan Ramadhan. Selasa 18 Maret 2025

Raden menyoroti metodologi penagihan pajak yang dinilai masih memiliki banyak kelemahan. ia mengusulkan agar pemerintah memperbaiki cara penagihan agar lebih relevan dengan kondisi sosial-ekonomi masyarakat

“Perbaiki metodologi karena banyak celah dalam penagihan pajak. Harus ada pendekatan baru untuk memastikan apakah pajak itu diterapkan secara adil atau tidak,” jelas Raden.

Raden juga menilai dalam penagihan pajak terhadap rakyat sangat kurang adab terlalu biadab, ia mengatakan “penagihan pajak hanya lemah terhadap perusahaan besar yang diselimuti pejabat pemerintah pusat maupun daerah bahkan free pajak untuk perusahaan konoha,” sindirnya.

Raden mengungkit salah satu Perpanjangan kontrak sewa lahan Marina Boom Banyuwangi yang dilakukan oleh PT Pelindo Properti Indonesia (PT. PPI) diduga pajak itu masuk ke kantong pejabat pejabat yang berperan disana hingga di perpajakan, jelas Raden “free” pajak untuk Perpanjangan kontrak sewa lahan Marina Boom Banyuwangi “Hingga diduga tidak transparan terkait Pajak sewa lahan negara (PSLN) atau iuran penggunaan kawasan (IPK) yang terindikasi berpotensi merugikan Negara, bahkan terindikasi juga adanya korupsi,” papar Raden.

Pendekatan fenomenologis, menurut Raden, menjadi penting dalam memahami kesulitan masyarakat dalam membayar pajak yang diharuskan bahkan wajib, ia mencontohkan bahwa banyak warga yang lebih memprioritaskan kebutuhan dasar seperti pangan, pendidikan, dan tempat tinggal dibandingkan kewajiban pajak

“Masyarakat diwajibkan bayar pajak, jika tidak bayar pajak akan di pidana, itu ancaman buat masyarakat usaha standar, tapi untuk perusahaan besar yang menyangkut aset negara terkesan tidak harus terbuka soal pajak yang penting didata bayar pajak, cukup segelintir mata dan telinga saja,” sentilan Raden Aktifis kontroversi ini.

Masih kata Raden, “Dana Publik Marina Boom yang dikelolah oleh PT. PPI sebesar 604 miliar yang dipertaruhkan kemungkinan terkait dengan investasi, pengelolaan, atau potensi pendapatan yang tidak optimal dari kawasan tersebut perlu terbuka secara Transparan, seperti apa pajaknya dengan anggaran sebesar itu? pejabat pejabat pemerintahan Banyuwangi harus di periksa, saya menduga ada peran dari oknum oknum pejabat pemerintah Banyuwangi melakukan “Money Leundering” hingga mempermudah transaksi ilegal,”tegas Raden.

Raden juga menyinggung prinsip dasar demokrasi, yaitu tidak ada pajak tanpa perwakilan. Prinsip ini menegaskan pentingnya perwakilan masyarakat dalam pengambilan keputusan terkait pajak dan alokasinya.

Raden menyayangkan bahwa dalam permasalahan pantai Marina Boom di Banyuwangi, yang dikelolah oleh PT. PPI, wakil rakyat di parlemen sering lebih tunduk pada kepentingan faksi pemerintah dan parpol daripada mendengarkan aspirasi masyarakat.

“Kalau wakil rakyat sebagian besar dikuasai oleh faksi pemerintah dan parpol protes masyarakat tidak akan didengar walaupun ada segelintir penjajah berkedok pejabat pemerintah” ucap Raden.

Raden juga menegaskan ia akan terus melakukan investigasi secara khusus dan akan terus mengkritisi pejabat pejabat yang tidak berani turun dalam mengungkap masalah Marina Boom Banyuwangi yang dikuasai segelintir Manusia penjajah era baru saat ini.

(Moka)

Previous Post

Safari Ramadhan; kapolresta Banyuwangi sampaikan pesan kamtibmas selama Bulan Ramadhan

Next Post

Buka Puasa Bersama di Polres Pasuruan, Momen Silahturohmi tingkatkan sinergitas dan Penguatan Iman

Redaksi

Redaksi

Next Post
Buka Puasa Bersama di Polres Pasuruan, Momen Silahturohmi tingkatkan sinergitas dan Penguatan Iman

Buka Puasa Bersama di Polres Pasuruan, Momen Silahturohmi tingkatkan sinergitas dan Penguatan Iman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pilkades Digital Desa Haurkuning Paseh, Diduga Ada kejanggalan Akan Menempuh Jalur Hukum Tuntut Keadilan

Pilkades Digital Desa Haurkuning Paseh, Diduga Ada kejanggalan Akan Menempuh Jalur Hukum Tuntut Keadilan

Oktober 31, 2026
STOP PRESS! Mushodirin Resmi Diberhentikan Tidak dengan Hormat sebagai Kabiro Jombang Media Tajuk Jurnalis, Berlaku 30, Oktober, 2026

STOP PRESS! Mushodirin Resmi Diberhentikan Tidak dengan Hormat sebagai Kabiro Jombang Media Tajuk Jurnalis, Berlaku 30, Oktober, 2026

Oktober 30, 2026
Dari Ngopi Bareng hingga Konfercab, GP Ansor Wajo Hidupkan Semangat Sumpah Pemuda

Dari Ngopi Bareng hingga Konfercab, GP Ansor Wajo Hidupkan Semangat Sumpah Pemuda

Oktober 28, 2026
Bupati Wajo Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kapolres Wajo Turut Hadir

Bupati Wajo Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kapolres Wajo Turut Hadir

Oktober 28, 2026

Recent News

Pilkades Digital Desa Haurkuning Paseh, Diduga Ada kejanggalan Akan Menempuh Jalur Hukum Tuntut Keadilan

Pilkades Digital Desa Haurkuning Paseh, Diduga Ada kejanggalan Akan Menempuh Jalur Hukum Tuntut Keadilan

Oktober 31, 2026
STOP PRESS! Mushodirin Resmi Diberhentikan Tidak dengan Hormat sebagai Kabiro Jombang Media Tajuk Jurnalis, Berlaku 30, Oktober, 2026

STOP PRESS! Mushodirin Resmi Diberhentikan Tidak dengan Hormat sebagai Kabiro Jombang Media Tajuk Jurnalis, Berlaku 30, Oktober, 2026

Oktober 30, 2026
Dari Ngopi Bareng hingga Konfercab, GP Ansor Wajo Hidupkan Semangat Sumpah Pemuda

Dari Ngopi Bareng hingga Konfercab, GP Ansor Wajo Hidupkan Semangat Sumpah Pemuda

Oktober 28, 2026
Bupati Wajo Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kapolres Wajo Turut Hadir

Bupati Wajo Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kapolres Wajo Turut Hadir

Oktober 28, 2026

Browse by Category

  • Avetorial
  • Berita Vidio
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Ragam
  • Trending
  • UMKM
  • Wisata

Recent News

Pilkades Digital Desa Haurkuning Paseh, Diduga Ada kejanggalan Akan Menempuh Jalur Hukum Tuntut Keadilan

Pilkades Digital Desa Haurkuning Paseh, Diduga Ada kejanggalan Akan Menempuh Jalur Hukum Tuntut Keadilan

Oktober 31, 2026
STOP PRESS! Mushodirin Resmi Diberhentikan Tidak dengan Hormat sebagai Kabiro Jombang Media Tajuk Jurnalis, Berlaku 30, Oktober, 2026

STOP PRESS! Mushodirin Resmi Diberhentikan Tidak dengan Hormat sebagai Kabiro Jombang Media Tajuk Jurnalis, Berlaku 30, Oktober, 2026

Oktober 30, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Tajukjurnalis.net © 2024 Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Home
  • Vidio
  • Internasional
  • Nasional
  • Trending
  • Daerah
  • Ragam
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Budaya

Hak Cipta Tajukjurnalis.net © 2024 Web Development PT.TAB | TabWeb

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In