PALEMBANG – www.Tajukjurnalist.net
Ketua DPW Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PEKAT IB) Sumatera Selatan, Suparman Romans, berharap persoalan yang terjadi antara Arjun dan Irza dapat diselesaikan secara damai dengan mengedepankan musyawarah dan semangat kekeluargaan.
Menurut Suparman, setiap permasalahan pada dasarnya dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik dan terbuka. Karena itu, ia mengajak kedua belah pihak untuk menahan diri serta mengedepankan dialog guna mencari solusi terbaik yang dapat diterima bersama.
“Kami berharap kedua belah pihak dapat duduk bersama dan menyelesaikan persoalan ini secara baik-baik. Musyawarah adalah jalan yang paling bijaksana untuk mencapai kesepahaman dan menjaga hubungan baik di antara sesama,” ujar Suparman, Jumat.
Ia menilai penyelesaian secara damai akan memberikan manfaat yang lebih besar, tidak hanya bagi pihak yang berselisih, tetapi juga bagi terciptanya situasi yang kondusif di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Suparman menegaskan bahwa PEKAT IB Sumsel mendukung setiap upaya penyelesaian persoalan yang tetap menghormati proses hukum, namun tetap membuka ruang rekonsiliasi dan perdamaian apabila memungkinkan.
“Semangat persaudaraan, saling menghormati, dan menjaga persatuan harus menjadi prioritas. Jangan sampai persoalan ini berkembang menjadi konflik yang berkepanjangan dan menimbulkan perpecahan,” katanya.
Suparman berharap seluruh pihak dapat mengedepankan kebijaksanaan serta menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal dalam mencari jalan keluar terbaik, sehingga persoalan yang terjadi dapat berakhir dengan baik dan membawa manfaat bagi semua pihak.
“Perdamaian adalah jalan terbaik untuk menjaga persatuan dan keharmonisan. Kami berharap ada titik temu yang dapat diterima oleh kedua belah pihak demi kebaikan bersama,” tutupnya. (Basith)














