www.tajukjurnalis.net, Padepokan Beraja Musti yang di ketua hi oleh mbah Mulyono adalah salah satu wadah pelestarian seni dan budaya tradisional yang berada di wilayah Jawa Tengah.
Padepokan ini menjadi tempat berkumpulnya para pelaku seni, pegiat budaya, dan masyarakat yang ingin belajar serta mengembangkan kesenian daerah. Kehadirannya membantu menjaga warisan budaya agar tidak hilang ditelan zaman.
Sebagai padepokan seni, Beraja Musti biasanya memfokuskan kegiatan pada bidang-bidang seperti tari tradisional, karawitan, wayang, pencak silat, dan kerajinan khas Jawa. Semua kegiatan ini diajarkan secara turun-temurun dengan metode lisan dan praktik langsung, sesuai dengan cara pelestarian budaya di Jawa yang sudah berlangsung ratusan tahun.
Selain sebagai tempat belajar, padepokan ini juga berfungsi sebagai ruang pertemuan budaya. Seringkali diadakan latihan rutin, pertunjukan kecil, dan acara adat yang melibatkan warga sekitar. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai gotong royong, sopan santun, dan kebersamaan yang menjadi ciri masyarakat Jawa ikut dilestarikan bersama seninya.
Peran Padepokan Beraja Musti cukup penting dalam menjaga identitas budaya lokal di tengah arus modernisasi. Dengan melatih generasi muda untuk mengenal dan mencintai seni tradisional, padepokan ini membantu memastikan bahwa kebudayaan Jawa tetap hidup dan berkembang. Para siswa yang lulus dari padepokan sering tampil di acara daerah maupun nasional.
Nama “Beraja Musti” sendiri mengandung nilai filosofis. “Beraja” bisa dimaknai sebagai semangat kepemimpinan dan kebesaran budaya, sementara “Musti” berarti harus atau kewajiban. Jadi, padepokan ini seperti mengingatkan bahwa melestarikan budaya adalah kewajiban bersama. Kehadiran padepokan ini menjadi bukti bahwa seni tradisional Jawa masih punya tempat di hati masyarakat.( Red)













