• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Tajuk Jurnalis
Advertisement
  • Home
  • Vidio
  • Internasional
  • Nasional
  • Trending
  • Daerah
  • Ragam
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Vidio
  • Internasional
  • Nasional
  • Trending
  • Daerah
  • Ragam
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Budaya
No Result
View All Result
Tajuk Jurnalis
No Result
View All Result
  • Home
  • Vidio
  • Internasional
  • Nasional
  • Trending
  • Daerah
  • Ragam
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Budaya
Home Nasional

Nyawa di Atas Segalanya: Kepemimpinan Tasming Hamid Tegaskan Layanan Kesehatan Tanpa Diskriminasi

Redaksi by Redaksi
Februari 19, 2026
in Nasional
0
Nyawa di Atas Segalanya: Kepemimpinan Tasming Hamid Tegaskan Layanan Kesehatan Tanpa Diskriminasi
0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

www.tajukjurnalis.net, Pare Pare. –

Tasming Hamid layak mendapat apresiasi di awal pembahasan ini. Di tengah kompleksitas regulasi dan tekanan administratif sistem Jaminan Kesehatan Nasional, ia memilih berdiri di sisi yang paling esensial: keselamatan manusia. Sikapnya tegas, pesannya lugas, dan arah kebijakannya jelas, tidak boleh ada warga Parepare yang tertolak dari layanan medis hanya karena status JKN nonaktif.

Ini bukan sekadar kebijakan teknis. Ini adalah pernyataan nilai. Dalam dunia birokrasi yang sering kali kaku oleh prosedur, Tasming Hamid mengingatkan bahwa hukum dan administrasi dibuat untuk melayani manusia, bukan sebaliknya. Ketika nyawa menjadi taruhannya, tidak ada ruang bagi formalitas yang membekukan empati.

Secara regulatif, prinsip ini selaras dengan aturan nasional. Dalam sistem JKN yang dikelola BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan memang mensyaratkan kepesertaan aktif untuk pembiayaan. Namun dalam kondisi gawat darurat, Undang-Undang Rumah Sakit serta regulasi turunan Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa pasien tidak boleh ditolak. Rumah sakit wajib memberikan pertolongan awal tanpa diskriminasi. Artinya, langkah Pemkot Parepare bukan tindakan populis, melainkan afirmasi atas norma hukum yang sudah ada , diperkuat dengan komitmen politik di level daerah.

Di sinilah letak signifikansinya. Banyak daerah memiliki aturan yang sama, tetapi tidak semua memiliki keberanian untuk menegaskannya secara terbuka. Tasming Hamid memilih untuk menyampaikan pesan itu ke publik dan ke seluruh jajaran layanan kesehatan: dahulukan penyelamatan jiwa, urusan administrasi bisa menyusul. Dalam politik kebijakan publik, keberpihakan seperti ini membentuk legitimasi moral.

Data nasional menunjukkan bahwa salah satu kendala akses layanan kesehatan adalah status kepesertaan nonaktif akibat tunggakan iuran atau persoalan data. Bagi keluarga rentan, situasi ini sering kali menjadi momok ketika kondisi darurat datang tanpa aba-aba. Ketegasan pemerintah daerah dalam memastikan tidak ada penolakan layanan darurat menjadi jaring pengaman sosial yang sangat penting.

Lebih jauh lagi, kebijakan ini mencerminkan paradigma kepemimpinan. Kota bukan hanya tentang infrastruktur, branding, dan proyek fisik. Kota adalah tentang bagaimana pemerintahnya hadir di saat warganya paling membutuhkan pertolongan. Kepemimpinan diuji bukan ketika panggung seremonial berdiri megah, tetapi ketika seorang pasien datang dalam kondisi kritis dan pintu rumah sakit harus terbuka.

Perbandingan dengan masa lalu tak terhindarkan dalam dinamika politik lokal. Pada era Taufan Pawe, masyarakat kota Parepare tidak lupa pada peristiwa “ojek mayat” yang sempat menjadi simbol krisis sensitivitas pelayanan publik. Peristiwa itu menjadi pengingat bahwa tata kelola kemanusiaan adalah ujian paling nyata bagi sebuah pemerintahan.

Kini, narasi yang dibangun berbeda. Jika dulu sorotan tertuju pada kontroversi pelayanan akhir hayat, hari ini penekanan diarahkan pada penyelamatan kehidupan sejak awal. Kontras ini menghadirkan dimensi politik yang jelas: orientasi kebijakan bergeser dari sekadar citra menuju substansi kemanusiaan.

Tentu tantangan tetap ada. Komitmen harus diikuti pengawasan, koordinasi dengan BPJS, kesiapan anggaran daerah untuk skema penjaminan, dan sistem verifikasi yang transparan. Tanpa itu, pernyataan tegas hanya akan menjadi slogan. Tetapi jika dijalankan konsisten, Parepare berpotensi menjadi contoh bagaimana daerah dapat memadukan kepatuhan regulatif dengan keberanian moral.

Pada akhirnya, kota dikenang bukan karena baliho dan jargon, melainkan karena bagaimana ia memperlakukan warganya dalam situasi paling rapuh. Ketika seorang pemimpin berdiri dan berkata bahwa nyawa lebih utama daripada administrasi, ia sedang memilih sejarah mana yang ingin ia tinggalkan. Parepare kini berada di jalur yang menempatkan kemanusiaan sebagai fondasi, bukan pelengkap.

Previous Post

Lapas Sidoarjo Gelar Razia Kamar Hunian dan Tes Urine Warga Binaan, Wujudkan Lingkungan Bersih dari Halinar

Next Post

Jembatan Keramasan Palembang Rusak Parah Puluhan Tahun Warga Tagih Janji Untuk di Perbaiki

Redaksi

Redaksi

Next Post
Jembatan Keramasan Palembang Rusak Parah Puluhan Tahun Warga Tagih Janji Untuk di Perbaiki

Jembatan Keramasan Palembang Rusak Parah Puluhan Tahun Warga Tagih Janji Untuk di Perbaiki

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua DPD FRJRI Jatim Soroti Legalitas Bidan dan Perawat di RSUD Saiful Anwar Kota Malang

Ketua DPD FRJRI Jatim Soroti Legalitas Bidan dan Perawat di RSUD Saiful Anwar Kota Malang

September 27, 2025
Skandal Jual Beli Proyek di Lingkaran Gubernur Sulut, Nama Baik YSK Dimanfaatkan Oknum Orang Dekat

Skandal Jual Beli Proyek di Lingkaran Gubernur Sulut, Nama Baik YSK Dimanfaatkan Oknum Orang Dekat

Oktober 16, 2025
Pencurian Kotak Amal Masjid Madegan Dibiarkan Mengambang — Polisi dan Takmir Dinilai Abai, Tak Transparan

Pencurian Kotak Amal Masjid Madegan Dibiarkan Mengambang — Polisi dan Takmir Dinilai Abai, Tak Transparan

Juni 13, 2025
Enam Jurnalis Diserang di SPBU Tabe Gadang, Pekanbaru,Riau

Enam Jurnalis Diserang di SPBU Tabe Gadang, Pekanbaru,Riau

Agustus 8, 2025

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0

macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0
Mahasiswa UNHASY Hadirkan “Tau Jamyam”, Inovasi Tahu Kekinian dengan Topping Premium dan Nilai Gizi Tinggi

Mahasiswa UNHASY Hadirkan “Tau Jamyam”, Inovasi Tahu Kekinian dengan Topping Premium dan Nilai Gizi Tinggi

Mei 19, 2026
Tasming Hamid Dipuji atas Terobosan Spiritual: Safari Dakwah Gelombang ke-8 di Parepare Makin Luas dan Sarat Makna

Tasming Hamid Dipuji atas Terobosan Spiritual: Safari Dakwah Gelombang ke-8 di Parepare Makin Luas dan Sarat Makna

Mei 18, 2026
Kasat Binmas Polres Wajo Tekankan Pentingnya Ilmu, Akhlak dan Adab Saat Jadi Pembina Upacara di SMAN 3 Wajo

Kasat Binmas Polres Wajo Tekankan Pentingnya Ilmu, Akhlak dan Adab Saat Jadi Pembina Upacara di SMAN 3 Wajo

Mei 18, 2026
Ratusan Jamaah Hadiri Haul Akbar Ustadz Ali Umar Thoyib Yang Ke-18, Forum Cakar Sriwijaya Ikut Mengawal

Ratusan Jamaah Hadiri Haul Akbar Ustadz Ali Umar Thoyib Yang Ke-18, Forum Cakar Sriwijaya Ikut Mengawal

Mei 17, 2026

Recent News

Mahasiswa UNHASY Hadirkan “Tau Jamyam”, Inovasi Tahu Kekinian dengan Topping Premium dan Nilai Gizi Tinggi

Mahasiswa UNHASY Hadirkan “Tau Jamyam”, Inovasi Tahu Kekinian dengan Topping Premium dan Nilai Gizi Tinggi

Mei 19, 2026
Tasming Hamid Dipuji atas Terobosan Spiritual: Safari Dakwah Gelombang ke-8 di Parepare Makin Luas dan Sarat Makna

Tasming Hamid Dipuji atas Terobosan Spiritual: Safari Dakwah Gelombang ke-8 di Parepare Makin Luas dan Sarat Makna

Mei 18, 2026
Kasat Binmas Polres Wajo Tekankan Pentingnya Ilmu, Akhlak dan Adab Saat Jadi Pembina Upacara di SMAN 3 Wajo

Kasat Binmas Polres Wajo Tekankan Pentingnya Ilmu, Akhlak dan Adab Saat Jadi Pembina Upacara di SMAN 3 Wajo

Mei 18, 2026
Ratusan Jamaah Hadiri Haul Akbar Ustadz Ali Umar Thoyib Yang Ke-18, Forum Cakar Sriwijaya Ikut Mengawal

Ratusan Jamaah Hadiri Haul Akbar Ustadz Ali Umar Thoyib Yang Ke-18, Forum Cakar Sriwijaya Ikut Mengawal

Mei 17, 2026

Browse by Category

  • Avetorial
  • Berita Vidio
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Ragam
  • Trending

Recent News

Mahasiswa UNHASY Hadirkan “Tau Jamyam”, Inovasi Tahu Kekinian dengan Topping Premium dan Nilai Gizi Tinggi

Mahasiswa UNHASY Hadirkan “Tau Jamyam”, Inovasi Tahu Kekinian dengan Topping Premium dan Nilai Gizi Tinggi

Mei 19, 2026
Tasming Hamid Dipuji atas Terobosan Spiritual: Safari Dakwah Gelombang ke-8 di Parepare Makin Luas dan Sarat Makna

Tasming Hamid Dipuji atas Terobosan Spiritual: Safari Dakwah Gelombang ke-8 di Parepare Makin Luas dan Sarat Makna

Mei 18, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Tajukjurnalis.net © 2024 Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Home
  • Vidio
  • Internasional
  • Nasional
  • Trending
  • Daerah
  • Ragam
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Budaya

Hak Cipta Tajukjurnalis.net © 2024 Web Development PT.TAB | TabWeb

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In