Tajukjurnalis.net, Surabaya – Kecelakaan tragis merenggut nyawa seorang pejalan kaki perempuan di Jalan Bubutan, tepatnya di depan Mall BG Junction, Surabaya, pada Senin siang (19/5/2025). Korban diketahui berinisial TMT (34), warga Perumahan Palem Pertiwi, Menganti, Gresik. Ia meninggal dunia setelah terlindas ban belakang sebuah truk yang melintas di lokasi kejadian.
Informasi awal mengenai insiden ini diterima oleh Command Center 112 Surabaya dari laporan warga yang menyaksikan langsung peristiwa memilukan tersebut. Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya, dan Tim Gerak Cepat (TGC) Dinas Kesehatan Surabaya langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, tim medis menemukan korban dalam kondisi yang sangat mengenaskan. Upaya pertolongan sudah tidak memungkinkan karena TMT telah dinyatakan meninggal dunia di tempat oleh tim medis setelah dilakukan pemeriksaan awal.
Jenazah korban segera dievakuasi oleh petugas dan dibawa ke rumah sakit guna menjalani prosedur identifikasi dan penanganan lebih lanjut. Sementara itu, pengemudi truk yang terlibat dalam kecelakaan serta beberapa saksi di sekitar lokasi langsung dimintai keterangan oleh aparat kepolisian.
Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Herdiawan Arifianto, menyampaikan bahwa pihaknya masih terus menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut. “Kami sedang mendalami keterangan saksi dan akan melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi maupun kondisi kendaraan yang terlibat,” jelasnya.
Kecelakaan ini kembali menyoroti persoalan keselamatan pejalan kaki di wilayah perkotaan yang padat dan sibuk seperti Surabaya. Banyaknya kendaraan besar yang melintas di area padat aktivitas masyarakat menjadi perhatian serius bagi keselamatan pengguna jalan, khususnya pejalan kaki.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengendara untuk lebih waspada dan menghormati hak pengguna jalan lain, terutama pejalan kaki. Masyarakat pun diingatkan agar selalu berhati-hati saat melintasi jalan raya serta menggunakan fasilitas penyeberangan yang tersedia demi keselamatan bersama.
(Moka)














