• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Tajuk Jurnalis
Advertisement
  • Home
  • Vidio
  • Internasional
  • Nasional
  • Trending
  • Daerah
  • Ragam
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Vidio
  • Internasional
  • Nasional
  • Trending
  • Daerah
  • Ragam
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Budaya
No Result
View All Result
Tajuk Jurnalis
No Result
View All Result
  • Home
  • Vidio
  • Internasional
  • Nasional
  • Trending
  • Daerah
  • Ragam
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Budaya
Home Nasional

Proyek Jembatan Leuweunggede Disorot: Direksi KEET (Kantor Atau Bangunan Sementara) Diduga Tak Layak Fungsi, Pekerja Terlihat Tanpa Helm Keselamatan

Admin01 by Admin01
November 7, 2026
in Nasional
0
Proyek Jembatan Leuweunggede Disorot: Direksi KEET (Kantor Atau Bangunan Sementara) Diduga Tak Layak Fungsi, Pekerja Terlihat Tanpa Helm Keselamatan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tajukjurnalis.net, MAJALENGKA – Pelaksanaan pembangunan Jembatan Leuweunggede, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, mulai menuai sorotan. Proyek infrastruktur yang dibiayai dari APBD Kabupaten Majalengka dengan nilai anggaran Rp. 7.352.119.890,00 Milyar itu diduga belum menunjukkan perhatian memadai terhadap aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan proyek.

 

Sorotan tertuju pada dua hal mendasar: kondisi bangunan direksi keet yang diduga tidak memenuhi kelayakan fungsi sebagaimana mestinya serta pekerja yang terlihat melakukan aktivitas pekerjaan tanpa menggunakan helm keselamatan.

 

Temuan visual tersebut memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana kontraktor pelaksana menjalankan kewajiban pengendalian keselamatan kerja. Sebab, penggunaan alat pelindung diri (APD), khususnya helm keselamatan, bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan bagian penting dari upaya melindungi pekerja dari risiko kecelakaan di lokasi konstruksi.

 

Persoalan lain menyangkut keberadaan direksi keet. Fasilitas ini semestinya tidak sekadar berdiri sebagai pelengkap proyek, tetapi memiliki fungsi operasional sebagai tempat koordinasi, pengawasan, administrasi, serta penyimpanan dokumen pelaksanaan pekerjaan.

 

Apabila fasilitas tersebut justru tidak memadai dan tidak dapat menjalankan fungsi sebagaimana peruntukannya, maka kelayakan penyediaan fasilitas penunjang proyek patut dievaluasi. Terlebih, apabila pembangunannya telah diperhitungkan dalam komponen biaya pelaksanaan pekerjaan.

 

Dalam pekerjaan konstruksi yang menggunakan uang negara, setiap fasilitas yang dibiayai melalui anggaran proyek harus memiliki kejelasan fungsi, spesifikasi, dan pertanggungjawaban.

 

K3 Bukan Formalitas, Direksi Keet Jangan Sekadar Menggugurkan Kewajiban

 

Secara regulatif, pelaksanaan keselamatan konstruksi mengacu pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi beserta perubahannya, serta ketentuan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) dalam Permen PUPR Nomor 10 Tahun 2021.

 

Ketentuan tersebut menempatkan keselamatan konstruksi sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan pekerjaan konstruksi.

 

Karena itu, kontraktor pelaksana tidak cukup hanya mengejar progres fisik dan penyelesaian pekerjaan. Kepatuhan terhadap standar keselamatan, ketersediaan APD, serta penerapan prosedur pengamanan di lapangan juga harus menjadi perhatian serius.

 

PPK dan Pengawas Diminta Tidak Tutup Mata

 

Kondisi tersebut layak menjadi perhatian Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), konsultan pengawas, maupun perangkat daerah yang bertanggung jawab atas pelaksanaan proyek.

 

Evaluasi diperlukan untuk memastikan apakah direksi keet telah dibangun sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan kontrak, apakah fasilitas tersebut benar-benar difungsikan, serta apakah kewajiban K3 telah diterapkan secara konsisten.

 

Pihak terkait juga perlu memastikan bahwa setiap temuan di lapangan ditindaklanjuti melalui pemeriksaan teknis dan administratif, bukan sekadar dianggap sebagai persoalan kecil.

 

Hingga berita ini disusun, dugaan ketidaksesuaian tersebut masih memerlukan klarifikasi dan verifikasi langsung dari pihak pelaksana maupun instansi terkait.

 

Uang Negara Harus Sejalan dengan Mutu dan Keselamatan

 

Pembangunan Jembatan Leuweunggede bukan semata-mata tentang berdirinya konstruksi fisik. Proyek bernilai miliaran rupiah tersebut juga harus mencerminkan tata kelola pekerjaan yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab.

 

Jangan sampai kualitas infrastruktur menjadi perhatian utama, sementara keselamatan pekerja dan kelayakan fasilitas penunjang justru terabaikan.

 

Publik berhak mengetahui apakah seluruh komponen pekerjaan telah dilaksanakan sesuai kontrak dan standar keselamatan yang berlaku.

 

Sebab, proyek yang dibiayai uang rakyat tidak cukup hanya terlihat selesai secara fisik. Ia harus memenuhi standar mutu, keselamatan, dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran.

(Feti/Tim)

Tags: Dinas PUPR Kabupaten MajalengkaDinas Tata Ruang Kabupaten MajalengkaKabupaten MajalengkaKontraktor CV. AMRUProyek Jembatan Leuweunggede Disorot: Direksi KEET (Kantor Atau Bangunan Sementara) Diduga Tak Layak Fungsi. Pekerja Terlihat Tanpa Helm Keselamatan
Previous Post

Sambut Hari Bakti Imipas ke-2, Kalapas Kelas IIA Sidoarjo Disri Wulan Agus Tomo Salurkan Sembako kepada Warga Sekitar

Next Post

PPL Kolut Desak ESDM Evaluasi Pemegang IUP di Kolaka Utara, Pengusaha Lokal Jangan Terus Jadi Penonton di Daerah Sendiri

Admin01

Admin01

Next Post
PPL Kolut Desak ESDM Evaluasi Pemegang IUP di Kolaka Utara, Pengusaha Lokal Jangan Terus Jadi Penonton di Daerah Sendiri

PPL Kolut Desak ESDM Evaluasi Pemegang IUP di Kolaka Utara, Pengusaha Lokal Jangan Terus Jadi Penonton di Daerah Sendiri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PPL Kolut Desak ESDM Evaluasi Pemegang IUP di Kolaka Utara, Pengusaha Lokal Jangan Terus Jadi Penonton di Daerah Sendiri

PPL Kolut Desak ESDM Evaluasi Pemegang IUP di Kolaka Utara, Pengusaha Lokal Jangan Terus Jadi Penonton di Daerah Sendiri

November 7, 2026
Proyek Jembatan Leuweunggede Disorot: Direksi KEET (Kantor Atau Bangunan Sementara) Diduga Tak Layak Fungsi, Pekerja Terlihat Tanpa Helm Keselamatan

Proyek Jembatan Leuweunggede Disorot: Direksi KEET (Kantor Atau Bangunan Sementara) Diduga Tak Layak Fungsi, Pekerja Terlihat Tanpa Helm Keselamatan

November 7, 2026
Sambut Hari Bakti Imipas ke-2, Kalapas Kelas IIA Sidoarjo Disri Wulan Agus Tomo Salurkan Sembako kepada Warga Sekitar

Sambut Hari Bakti Imipas ke-2, Kalapas Kelas IIA Sidoarjo Disri Wulan Agus Tomo Salurkan Sembako kepada Warga Sekitar

November 7, 2026
Peringati Hari Bakti Imipas ke-2, Lapas Sidoarjo Libatkan Warga Binaan Bersihkan Masjid Agung

Peringati Hari Bakti Imipas ke-2, Lapas Sidoarjo Libatkan Warga Binaan Bersihkan Masjid Agung

November 7, 2026

Recent News

PPL Kolut Desak ESDM Evaluasi Pemegang IUP di Kolaka Utara, Pengusaha Lokal Jangan Terus Jadi Penonton di Daerah Sendiri

PPL Kolut Desak ESDM Evaluasi Pemegang IUP di Kolaka Utara, Pengusaha Lokal Jangan Terus Jadi Penonton di Daerah Sendiri

November 7, 2026
Proyek Jembatan Leuweunggede Disorot: Direksi KEET (Kantor Atau Bangunan Sementara) Diduga Tak Layak Fungsi, Pekerja Terlihat Tanpa Helm Keselamatan

Proyek Jembatan Leuweunggede Disorot: Direksi KEET (Kantor Atau Bangunan Sementara) Diduga Tak Layak Fungsi, Pekerja Terlihat Tanpa Helm Keselamatan

November 7, 2026
Sambut Hari Bakti Imipas ke-2, Kalapas Kelas IIA Sidoarjo Disri Wulan Agus Tomo Salurkan Sembako kepada Warga Sekitar

Sambut Hari Bakti Imipas ke-2, Kalapas Kelas IIA Sidoarjo Disri Wulan Agus Tomo Salurkan Sembako kepada Warga Sekitar

November 7, 2026
Peringati Hari Bakti Imipas ke-2, Lapas Sidoarjo Libatkan Warga Binaan Bersihkan Masjid Agung

Peringati Hari Bakti Imipas ke-2, Lapas Sidoarjo Libatkan Warga Binaan Bersihkan Masjid Agung

November 7, 2026

Browse by Category

  • Avetorial
  • Berita Vidio
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Ragam
  • Trending
  • UMKM
  • Wisata

Recent News

PPL Kolut Desak ESDM Evaluasi Pemegang IUP di Kolaka Utara, Pengusaha Lokal Jangan Terus Jadi Penonton di Daerah Sendiri

PPL Kolut Desak ESDM Evaluasi Pemegang IUP di Kolaka Utara, Pengusaha Lokal Jangan Terus Jadi Penonton di Daerah Sendiri

November 7, 2026
Proyek Jembatan Leuweunggede Disorot: Direksi KEET (Kantor Atau Bangunan Sementara) Diduga Tak Layak Fungsi, Pekerja Terlihat Tanpa Helm Keselamatan

Proyek Jembatan Leuweunggede Disorot: Direksi KEET (Kantor Atau Bangunan Sementara) Diduga Tak Layak Fungsi, Pekerja Terlihat Tanpa Helm Keselamatan

November 7, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Tajukjurnalis.net © 2024 Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Home
  • Vidio
  • Internasional
  • Nasional
  • Trending
  • Daerah
  • Ragam
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Budaya

Hak Cipta Tajukjurnalis.net © 2024 Web Development PT.TAB | TabWeb

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In