• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Tajuk Jurnalis
Advertisement
  • Home
  • Vidio
  • Internasional
  • Nasional
  • Trending
  • Daerah
  • Ragam
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Vidio
  • Internasional
  • Nasional
  • Trending
  • Daerah
  • Ragam
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Budaya
No Result
View All Result
Tajuk Jurnalis
No Result
View All Result
  • Home
  • Vidio
  • Internasional
  • Nasional
  • Trending
  • Daerah
  • Ragam
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Budaya
Home Nasional

Roni Yempormase: Kawin Lari Tak Otomatis Sah Negara, Berisiko Sengketa Perdata & Adat

Redaksi by Redaksi
Januari 17, 2026
in Nasional
0
Roni Yempormase: Kawin Lari Tak Otomatis Sah Negara, Berisiko Sengketa Perdata & Adat
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

WWW.TAJUKJURNALIS.NET

KAB. TANIMBAR -Tokoh Pemuda Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Roni Yempormase, menyatakan bahwa praktik kawin lari tidak serta-merta diakui sebagai perkawinan yang sah oleh negara dan berpotensi menimbulkan persoalan serius dalam hukum perdata maupun hukum adat.

Hal itu, kata dia, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan telah mengatur secara tegas dua unsur keabsahan perkawinan. Perkawinan harus dilangsungkan menurut hukum agama masing-masing dan wajib dicatatkan pada instansi negara.

“Dalam banyak kasus kawin lari, kewajiban pencatatan ini diabaikan. Akibatnya, meskipun dianggap sah secara agama atau adat, negara tidak mengakuinya,” Kata Roni. Saumlaki, Sabtu (17/1).

Lebih lanjut Roni menjelaskan, kelalaian pencatatan berdampak langsung pada status hukum pasangan. Secara hukum negara, hubungan suami-istri dianggap tidak ada sehingga tidak memperoleh perlindungan hukum yang semestinya.

Dampak lanjutan dari kondisi tersebut adalah tidak lahirnya hak-hak perdata. Hak waris antar pasangan, hak atas harta bersama, serta perlindungan hukum dalam perceraian menjadi sulit untuk dituntut.

Persoalan paling krusial, lanjut Roni, muncul pada status anak. Anak yang lahir dari perkawinan yang tidak tercatat hanya memiliki hubungan perdata dengan ibu, kecuali ada pengakuan anak atau penetapan pengadilan melalui mekanisme nikah.

“Akta perkawinan adalah alat bukti otentik. Tanpa itu, semua hubungan perdata menjadi lemah dan rawan sengketa,” katanya.

Selain itu, Roni juga mengingatkan bahwa Undang-Undang Perkawinan mengatur syarat usia, persetujuan calon mempelai, izin orang tua bagi yang belum cukup umur, serta berbagai larangan. Meski restu orang tua tidak diwajibkan bagi calon mempelai berusia 21 tahun ke atas, pencatatan negara tetap tidak dapat ditawar.

Dari sisi pidana, Roni menegaskan bahwa kawin lari tidak otomatis dipidana jika dilakukan atas dasar suka sama suka oleh pihak yang telah dewasa. Namun, perbuatan tersebut dapat berujung pidana jika salah satu pihak dibawa tanpa persetujuan atau masih di bawah umur.

“Dalam kondisi tertentu, pasal membawa lari perempuan di bawah umur atau pasal penculikan bisa diterapkan,” ujarnya.

Terlepas dari itu, dalam konteks Kepulauan Tanimbar, Roni menilai kawin lari memiliki dimensi tambahan karena bersinggungan langsung dengan hukum adat. Sistem adat setempat memandang perkawinan sebagai ikatan dua keluarga besar, bukan semata hubungan dua individu.

“Kawin lari di Tanimbar sering menyentuh harga diri keluarga, kewajiban adat, dan relasi antar marga. Penyelesaiannya tidak jarang melibatkan sanksi adat dan mekanisme perdamaian,” katanya.

Ia menambahkan, kawin lari umumnya dipicu oleh penolakan orang tua, tingginya biaya perkawinan adat, kehamilan di luar nikah, konflik antar keluarga, perbedaan agama, hingga tekanan sosial yang berlebihan.

Ia berharap, edukasi hukum kepada masyarakat menjadi kunci agar praktik kawin lari tidak dipahami sebagai jalan pintas tanpa risiko.

“Tanpa kepatuhan pada hukum negara dan kearifan adat, kawin lari justru menjerumuskan pasangan pada ketidakpastian hukum dan konflik sosial berkepanjangan,” pungkasnya.

Penulis(Petrus Livurngorvaan)

Previous Post

Data Lamban, Derita Korban Banjir Makin Berat, Kepala Daerah Harus Bertanggung Jawab

Next Post

Aksi Humanis Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Selamatkan Korban Laka Tunggal

Redaksi

Redaksi

Next Post
Aksi Humanis Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Selamatkan Korban Laka Tunggal

Aksi Humanis Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Selamatkan Korban Laka Tunggal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pilkades Digital Desa Haurkuning Paseh, Diduga Ada kejanggalan Akan Menempuh Jalur Hukum Tuntut Keadilan

Pilkades Digital Desa Haurkuning Paseh, Diduga Ada kejanggalan Akan Menempuh Jalur Hukum Tuntut Keadilan

Oktober 31, 2026
STOP PRESS! Mushodirin Resmi Diberhentikan Tidak dengan Hormat sebagai Kabiro Jombang Media Tajuk Jurnalis, Berlaku 30, Oktober, 2026

STOP PRESS! Mushodirin Resmi Diberhentikan Tidak dengan Hormat sebagai Kabiro Jombang Media Tajuk Jurnalis, Berlaku 30, Oktober, 2026

Oktober 30, 2026
Dari Ngopi Bareng hingga Konfercab, GP Ansor Wajo Hidupkan Semangat Sumpah Pemuda

Dari Ngopi Bareng hingga Konfercab, GP Ansor Wajo Hidupkan Semangat Sumpah Pemuda

Oktober 28, 2026
Bupati Wajo Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kapolres Wajo Turut Hadir

Bupati Wajo Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kapolres Wajo Turut Hadir

Oktober 28, 2026

Recent News

Pilkades Digital Desa Haurkuning Paseh, Diduga Ada kejanggalan Akan Menempuh Jalur Hukum Tuntut Keadilan

Pilkades Digital Desa Haurkuning Paseh, Diduga Ada kejanggalan Akan Menempuh Jalur Hukum Tuntut Keadilan

Oktober 31, 2026
STOP PRESS! Mushodirin Resmi Diberhentikan Tidak dengan Hormat sebagai Kabiro Jombang Media Tajuk Jurnalis, Berlaku 30, Oktober, 2026

STOP PRESS! Mushodirin Resmi Diberhentikan Tidak dengan Hormat sebagai Kabiro Jombang Media Tajuk Jurnalis, Berlaku 30, Oktober, 2026

Oktober 30, 2026
Dari Ngopi Bareng hingga Konfercab, GP Ansor Wajo Hidupkan Semangat Sumpah Pemuda

Dari Ngopi Bareng hingga Konfercab, GP Ansor Wajo Hidupkan Semangat Sumpah Pemuda

Oktober 28, 2026
Bupati Wajo Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kapolres Wajo Turut Hadir

Bupati Wajo Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kapolres Wajo Turut Hadir

Oktober 28, 2026

Browse by Category

  • Avetorial
  • Berita Vidio
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Ragam
  • Trending
  • UMKM
  • Wisata

Recent News

Pilkades Digital Desa Haurkuning Paseh, Diduga Ada kejanggalan Akan Menempuh Jalur Hukum Tuntut Keadilan

Pilkades Digital Desa Haurkuning Paseh, Diduga Ada kejanggalan Akan Menempuh Jalur Hukum Tuntut Keadilan

Oktober 31, 2026
STOP PRESS! Mushodirin Resmi Diberhentikan Tidak dengan Hormat sebagai Kabiro Jombang Media Tajuk Jurnalis, Berlaku 30, Oktober, 2026

STOP PRESS! Mushodirin Resmi Diberhentikan Tidak dengan Hormat sebagai Kabiro Jombang Media Tajuk Jurnalis, Berlaku 30, Oktober, 2026

Oktober 30, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Tajukjurnalis.net © 2024 Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Home
  • Vidio
  • Internasional
  • Nasional
  • Trending
  • Daerah
  • Ragam
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Budaya

Hak Cipta Tajukjurnalis.net © 2024 Web Development PT.TAB | TabWeb

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In