www.tajukjurnalis.net,
Pemerintah Kota Parepare mulai menunjukkan wajah baru birokrasi yang lebih sederhana dan berorientasi pada efisiensi. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Tasming Hamid, semangat penghematan anggaran kini tidak lagi sekadar menjadi slogan di ruang rapat, tetapi mulai terlihat nyata dalam perilaku dan budaya pemerintahan sehari-hari.
Di tengah tekanan efisiensi anggaran nasional yang berdampak hingga ke daerah, Pemerintah Kota Parepare dinilai mengambil langkah berbeda dengan membangun budaya birokrasi hemat dari internal pemerintahan sendiri. Fokus utamanya bukan sekadar memangkas angka dalam dokumen anggaran, tetapi membangun kesadaran bahwa uang negara harus digunakan secara efektif, tepat sasaran, dan tidak berlebihan.
Langkah ini mendapat perhatian karena dianggap menghadirkan pesan moral yang kuat kepada ASN dan masyarakat. Ketika rakyat diminta berhemat, maka pejabat pemerintahan juga harus menunjukkan keteladanan dalam penggunaan fasilitas dan anggaran negara. Karena itu, gaya hidup sederhana di lingkungan birokrasi mulai dipandang sebagai bagian penting dari reformasi pemerintahan.
Sejumlah media sebelumnya melaporkan bahwa Pemerintah Kota Parepare mendorong efisiensi penggunaan BBM dan biaya operasional melalui imbauan penggunaan kendaraan roda dua bagi ASN. Kebijakan tersebut dinilai relevan dengan kondisi geografis Parepare yang bertanjakan dan lebih efisien untuk mobilitas harian pemerintahan.
Banyak kalangan melihat arah kebijakan ini mencerminkan gaya kepemimpinan Tasming Hamid yang ingin menghadirkan birokrasi lebih membumi, disiplin, dan tidak terjebak pada simbol-simbol kemewahan jabatan. Di tengah kondisi fiskal daerah yang semakin ketat, pendekatan seperti ini dianggap penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Meski demikian, perlu ditegaskan bahwa hingga saat ini belum terdapat data resmi mengenai penarikan massal kendaraan dinas di Parepare. Fakta yang terkonfirmasi adalah adanya dorongan efisiensi penggunaan kendaraan dan penghematan BBM di lingkungan ASN.
Simbol perubahan itu kini semakin terlihat nyata. Sudah sekitar satu bulan terakhir, Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, rutin menggunakan sepeda motor ke kantor sebagai bagian dari gerakan efisiensi BBM dan penghematan anggaran. Langkah tersebut menjadi perhatian publik karena jarang terlihat pejabat tinggi pemerintahan secara langsung memberi contoh pola hidup sederhana dalam aktivitas dinas sehari-hari.
Bagi banyak warga, pemandangan pejabat naik motor mungkin terlihat sederhana. Namun di dunia birokrasi, itu mengandung pesan besar: bahwa kehormatan pejabat bukan terletak pada kendaraan dinas atau fasilitas mewah, melainkan pada integritas, keteladanan, dan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat.














